.

.

Rabu, 10 Juli 2013

Apa Perbedaan Sleep, Hibernate dan Sleep Hybrid?

Jika kamu pengguna sistem operasi Windows, pasti sudah tidak asing lagi kan dengan namanya Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid. Yap..ketiganya adalah mode yang sering digunakan untuk membantu menghemat daya tahan baterai ketika menggunakan Windows pada komputer atau laptop.

Fitur-fitur tersebut sangat berguna, terutama saat kamu menggunakan komputer yang tidak terhubung dengan listrik. Mungkin kamu sering menggunakan pilihan mode tersebut, namun apakah kamu mengetahui perbedaan antara Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid? Jika tidak, kali ini PG akan menjelaskan perbedaan dari masing-masing mode tersebut.

1. Apa itu Sleep?
Sleep adalah mode power saving yang sederhana namun berguna, ketika kamu mengaktifkan fitur ini maka semua aplikasi yang sedang berjalan akan dihentikan, selama menggunakan sleep aplikasi akan masih tetap tersimpan. Hal ini memungkinkan kamu untuk bisa dengan cepat melanjutkan pekerjaan saat mulai menjalankan Windows kembali. Sleep berguna untuk menjaga performa baterai laptop agar tetap awet, terlebih lagi hanya memerlukan sedikit memori.

2. Apa itu Hibernate?
Hibernate digunakan saat kamu ingin mematikan atau meningalkan laptop cukup lama, dalam keadaan sedang menjalankan berbagai dokumen atau aplikasi, tetapi kamu juga tidak ingin menutup pekerjaan tersebut. Dengan fitur hibernate maka semua aplikasi yang sedang berjalan akan tersimpan di dalam memori harddisk. Saat kembali dinyalakan, laptop akan langsung berada di posisi terakhir sebelum diperintahkan hibernate. Seperti halnya shutdown, hibernate akan benar-benar mematikan laptop, sehingga tidak memakan daya baterai meskipun membutuhkan beberapa MB untuk menyimpan kondisi laptop.
 
3. Apa itu Sleep Hybrid?
Sleep Hybrid adalah fitur lain menghemat daya baterai yang relatif baru untuk komputer desktop, merupakan kombinasi antara fitur Sleep dan Hibernate. Berfungsi menyimpan semua dokumen atau aplikasi yang terbuka ke memori harddisk, dan kemudian menempatkan komputer dalam keadaan daya yang lebih rendah seperti halnya saat standby. Keuntungan menggunakan Sleep Hybrid adalah jika terjadi kegagalan daya atau pemadaman listrik, komputer Windows akan dengan cepat mengembalikan pekerjaan kamu yang di ambil dari hardisk (fiberfil.sys) yang selanjutnya bisa dipergunakan kembali dimana saat komputer dalam kondisi terakhir.

Naah..sekarang kamu sudah mengertikan apa itu Sleep, Hibernate, dan Sleep Hybrid? Dari ketiga mode tersebut, kamu bisa pergunakan sesuai dengan kebutuhan. Namun jika kamu menggunakan laptop saya menyarankan cara terbaik menghemat daya baterai adalah dengan Hibernate. Semoga bermanfaat :-D

Sumber: http://www.pusatgratis.com/info/apa-perbedaan-sleep-hibernate-dan-sleep-hybrid.html/

 
Tambahan dari sumber lain :
 
Sleep secara umum dikenal dengan istilah Standby pada sistem Windows atau S3 pada ACPI(Advanced Configuration and Power Interface) yang merupakan open Industry Specification yang dikembangkan oleh Hewlett-Packard, Intel, Microsoft, Phoenix, and Toshiba.
Pada mode Sleep, power suplai untuk non-essential dan non-critical component ditahan dan seluruh system operasi dalam kondisi shutdown dan berhenti. Seluruh data di physical memory (RAM Modul) disimpan di internal memory dan seluruh sistem berada pada kondisi stand-by, yang dapat dibuka setiap saat. Pada kondisi ini, beban daya berkurang sangat banyak, dan cukup menghemat energi. Akan tetapi power harus selalu tersedia dalam mensuplai daya computer. Ketika suplai daya terputus, misalnya batere laptop dilepas, computer akan start seperti booting biasa (kondisi power off).
 
 
Hibernate atau S4 pada ACPI , pada saat itu akan menyimpan data dari physical memory ke hard disk drive (HDD) dan kemudian power mematikan computer. Pada kondisi ini, sebuah file bernama hiberfil.sys yang besarnya sama dengan besar file pada system memory yang dibuat pada lokal hard disk. Ketika kita ingin membuka computer kembali, computer akan booting dan mengambil data pada kondisi terakhir. Keuntungan menggunakan kondisi ini adalah tidak ada power yang terbuang. Pada sistem hibernasi, tidak ada daya listrik yang diambil pada sistem. Selain itu, restore dari hibernate secara umum lebih cepat dari pada computer reboot . Kekurangannya adalah setelah beberapa waktu, kemungkinan bisa terjadi fragmentasi file,untuk itu kita perlu sering melakukan defrag ulang komputer kita.
Read more »

Sabtu, 08 Desember 2012

Seputar UAS SMT 1 2012

1. Jaringan Komputer untuk keperluan informasi dan komunikasi (Photocopyan Dari hal 2-23)
    - Sedikit sejarah jaringan komputer
    - Jaringan LAN MAN WAN,
    - TOPOLOGI
    - Prinsip Jaringan komunikasi data
2. Blog - Proses proses pembuatan conten conten, menu,fitur
3. Tokoh-tokoh IT Dunia
4. Wawasan dibidang teknologi
Read more »

Senin, 12 November 2012

URUTAN TOKOH IT_TEKNOLOGI_INFORMASI_KOMUNIKASI DUNIA ( TUGAS PRESENTASI)

Read more »

Kamis, 01 November 2012

TUGAS TGL 2 NOPEMBER 2012

Sebutkan sebanyak banyaknya berdasarkan kemampuan anda masing masing nama nama tokoh IT,TEKNOLOGI DAN KOMUNIKASI baik lokal maupun dunia

Contoh : 1 . Alexandel Grahambel              (Penemu Telepon)
              2.  Bill Gates                                (Microsoft)

Tulis Nama dan kelas di pojok kanan atas (Kertas 1 Lembar)
Silahkan browsing
Kerjalah sendiri sendiri, Tidak boleh bekerja sama

TERIMAKASIH
TIK
BANDUNG 2 NOPEMBER 2012
Read more »

Jumat, 16 Maret 2012

UJIAN PRAKTEK TIK MARET 2012 UNTUK KLS XII IPA-IPS

UJIAN PRAKTEK TIK  ( Maret 2012)
                                                                                                   SMAN 6 BANDUNG
UNTUK KELAS XII IPA-IPS

Presentasi proses pembuatan blog baru.
1 Kelompok terdiri dari 2 - 3 orang.
Anggota kelompok ditentukan secara acak atau diundi, tidak bisa memilih-milih anggota.

Setiap siswa (1 orang) pada 1 kelompok, masing-masing akan kebagian mempresentasikan bagian yang berbeda !
Yaitu bagian-bagian :
1. Proses pembuatan blog baru dari awal daftar sampai berhasil tampil di Google
                               
2. Proses Pemahaman menu-menu,fungsi dan contoh Pembuatan/Edit Posting
                               
3. Proses Menambahkan Fitur-fitur(Tambah Gadget) pada blog dan beserta contohnya

Presentasi harus Cepat, Tepat, Lugas, Jelas, Lengkap dan Tidak bertele-tele. 
Presentasi didepan kelas, tanpa teks, tanpa laptop, tanpa Hp atau BB
Peserta kelompok hanya diberikan waktu 5 Menit untuk mempresentasikan didepan kelas

Read more »

Jumat, 01 Juli 2011

Panduan Instalasi Awal MikroTik RB450G


Untuk mengetahui cara kerja Router MikroTik, digunakan MikroTik RB450G Wireless Router (Indoor) dan RB1000. Diharapkan router ini dapat menjawab permasalahan yang dihadapi seperti bagaimana mengendalikan bandwitdh (Bandwidth Control), PAT (mengakses perangkat lokal dari Internet), NAT (komputer lokal bisa akses Internet), VLAN untuk keperluan segmentasi, mengendalikan pengguna Hot Spot. Sebelum melakukan instalasi awal, sebaiknya download file-file berikut ini :
  1. Aplikasi Mikrotik Neighbor Viewer
  2. Aplikasi Winbox
  3. Reference Manual (dalam format PDF)
ngan adanya kedua aplikasi di atas, maka instalasi awal baru bisa dilakukan. Saat masih baru, RB450G tidak dilengkapi dengan IP Address, hanya MAC Address. Untuk itu perlu menggunakan aplikasi telnet yang mendukung MAC Address. Dalam aplikasi Mikrotik Neighbor Viewer sudah tersedia telnet dengan MAC Address. Namun sayangnya, setiap kali mau login ke RB450, selalu gagal dengan pesan kesalahan "Connection timeout". Awalnya kami menghubungkan PC dan RB450G ke sebuah switch. Meskipun hubungannya sudah diubah dari PC langsung ke RB450G, pesan kesalahan tetap muncul dan proses pemberian IP Address selalu gagal.

Karena penggunaan aplikasi Mikrotik Neighbor Viewer selalu gagal, akhirnya pakai aplikasi WinBox. Karena RB450G belum punya IP Address, maka yang dimasukkan adalah MAC Address-nya. Seperti biasa, saat awal username yang digunakan adalah admin tanpa password. Setelah bisa masuk ke RB450G pake WinBox Console, kita baru bisa men-setting IP Address.

Setting IP Address :
IP -> Addresses -> + -> Address : 192.168.1.3/24; Network : kosongin; Broadcast : kosongin; Interface : ether-1 gateway -> OK
Setelah port pertama atau Eth1/PoE diberi IP = 192.168.1.3, saya mencoba keluar dari WinBox Console agar bisa masuk lagi ke WinBox Console tetapi menggunakan IP Address bukan MAC Address.

Ternyata tidak bisa masuk ke RB450G dengan menggunakan IP Address. Akhirnya harus pakai MAC Address kembali. Gak tahu kenapa. Apakah mungkin karena port 8291 belum dibuka?

Ternyata ada Action=drop pada menu IP -> Firewall -> Filter Rules -> Chain : input; In Interface : ether1-gateway. Setelah diubah Action=accept, koneksi dengan WinBox Console via IP Address dan koneksi dengan web browser bisa dilakukan.

Login
[msmunir@lenovo ~]$ telnet 202.46.3.xx
Trying 202.46.3.xx...
Connected to 202.46.3.xx.
Escape character is '^]'.

MikroTik v3.28
Login: admin
Password:
[admin@MikroTik] >

Ubah Password :
[admin@MikroTik] > password
old password: *******
new password: ********
retype new password: ********
[admin@MikroTik] >

Ubah nama mesin dari MikroTik menjadi MikroTik1 :
[admin@MikroTik] > system identity set name=MikroTik1
[admin@MikroTik1] >

Melihat interface
[admin@MikroTik1] > interface print
Flags: D - dynamic, X - disabled, R - running, S - slave
# NAME TYPE MTU L2MTU
0 R ether1-gateway ether 1500 1526
1 R ether2-local ether 1500 1524
2 ether3-local ether 1500 1524
3 ether4-local ether 1500 1524
4 ether5-local ether 1500 1524
[admin@MikroTik1] >

Memberikan IP Address :
[admin@MikroTik1] > ip address add address=192.168.1.3 netmask=255.255.255.0 interface=ether1-gateway
[admin@MikroTik1] > ip address add address=192.168.2.1 netmask=255.255.255.0 interface=ether2-local
[admin@MikroTik1] >

Melihat konfigurasi IP Address :
[admin@MikroTik1] > ip address print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 192.168.1.3/24 192.168.1.0 192.168.1.255 ether1-gateway
1 192.168.2.1/24 192.168.2.0 192.168.2.255 ether2-local
[admin@MikroTik1] >

Memberikan default Gateway
[admin@MikroTik1] > ip route add gateway=192.168.1.1

Melihat tabel routing
[admin@MikroTik1] > ip route print
Flags: X - disabled, A - active, D - dynamic,
C - connect, S - static, r - rip, b - bgp, o - ospf, m - mme,
B - blackhole, U - unreachable, P - prohibit
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE IN..
0 A S 0.0.0.0/0 r 192.168.1.1 1 et..
1 ADC 192.168.1.0/24 192.168.1.3 0 et..
2 ADC 192.168.2.0/24 192.168.2.1 0 et..
[admin@MikroTik1] >

Setting DNS
[admin@MikroTik1] > ip dns set primary-dns=203.130.196.155 allow-remoterequests=no
[admin@MikroTik1] > ip dns set secondary-dns=203.130.208.18 allow-remoterequests=no

Melihat konfigurasi DNS
[admin@MikroTik1] > ip dns print
primary-dns: 203.130.196.155
secondary-dns: 203.130.208.18
allow-remote-requests: yes
max-udp-packet-size: 512
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 6KiB
[admin@MikroTik1] >

Tes akses domain :
admin@MikroTik1] > ping yahoo.com
209.191.93.53 64 byte ping: ttl=43 time=369 ms
209.191.93.53 64 byte ping: ttl=43 time=402 ms
209.191.93.53 64 byte ping: ttl=43 time=376 ms
209.191.93.53 64 byte ping: ttl=43 time=372 ms
4 packets transmitted, 4 packets received, 0% packet loss
round-trip min/avg/max = 369/379.7/402 ms
[admin@MikroTik1] >

Setup Masquerading
[admin@MikroTik1] > ip firewall nat add action=masquerade out-interface=ether1-gateway chain=srcnat
[admin@MikroTik1] >

Lihat konfigurasi masquerading :
[admin@MikroTik1] > ip firewall nat print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
0 chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1-gateway
[admin@MikroTik1] >

Cara lain yang pakai menu:

Ubah Password
:
System -> Password -> New Password : 123456; Confirm Password : 123456 -> OK

Aktifkan Eth2
IP -> Firewall -> Filter Rules -> Chain : input; In. Interface : ether2-local; Action : accept -> OK
IP -> Firewall -> NAT -> Chain : srcnat; Src. Address : 192.168.2.0/24; Out. Interface : ether1-gateway; Action : masquerade -> OK
IP -> Firewall -> Mangle -> Chain : forward; In. Interface : ether1-gateway; Out. Interface : ether2-local; Src. Address List : ! nice; Action : mark connection; New Connection Mark : VLAN1; Passthrough : enable -> OK

Setting DNS
IP -> Settings -> Primary DNS = 203.130.196.155; Secondary DNS = 203.130.208.18 -> OK
Aktifkan MRTG untuk Interface
Tools -> Graphing -> Interface Rules -> Interface : ether1-gateway; Allow Address : 0.0.0.0/0; Store on Disk : enable -> OK

Aktifkan MRTG untuk Resource (Memory, CPU, HDD)
Tools -> Graphing -> Resource Rules -> Allow Address : 0.0.0.0/0; Store on Disk : enable -> OK

Aktifkan VLAN
Interfaces -> VLAN -> Name : vlan1; Type : VLAN; MTU : 1500; VLAN ID : 1; Interface : ether1-local -> OK.
IP -> Firewall -> Mangle -> Chain : forward; In. Interface : ether1-gateway; Out. Interface : vlan1; Action : accept -> OK

Mengatur Jam

System -> NTP Client -> Enabled : yes; Mode : unicast; Primary NTP Server : ntp.kim.lipi.go.id atau 203.160.128.178; yang lainnya (seperti Poll Interval, Active Server, Last Update From) akan terisi dengan sendirinya -> OK

System -> Clock -> Time Zone Name : Asia/Jakarta; yang lain akan akan terisi dengan sendirinya -> OK

Atur Jam Sistem agar mengacu ke NTP
System -> NTP Client-> Enabled -> Mode : unicast -> Primary NTP Server : 202.134.6.170 -> Apply -> OK
System -> Clock -> Time Zone Name : Asia/Jakarta -> Apply -> OK

Bandwidth Control
Queues -> Queue Tree -> Name; Parent; Packet Mask; Queue Type; Priority; Max Limit, Burst Limit; Burst Time -> OK
Burst Limit dan Burst Time untuk test bandwidth.
Queues -> Queue Types -> Type Name; Kind; Rate = 0; Limit = 50; Total Limit = 2000; Classifier -> OK
Bandwidth control ini terkait dengan Mangle pada IP -> Firewall -> Mangle. Packet Mark pada Queue Tree akan digunakan pada
Backup dan Restore
Files -> Backup -> tunggu sampai ada file baru dengan nama kira-kira : MikroTik-10042010-2021.backup.
Perhatikan Creation Time apakah sesuai dengan waktu saat ini? Nama file tampaknya sesuai dengan waktu pembuatannya. 10042010 artinya tanggal 10 April 2010. 2021 artinya jam 20:21.
Untuk memindahkan file hasil backup ke luar MikroTik, misal ke PC anda, gunakan FTP Client. Untuk itu anda harus tahu alamat IP dari MikroTik yang mau di-FTP ini.
Untuk mengaktikan (me-restore) hasil backup ini di MikroTik lain, pindahkan file backup ini dari PC anda ke MikroTik lain. DI MikroTik lain ini lalukan perintah Restore.
Files -> pilih file backup -> Restore.

Awalnya untuk memindahkan setting dan konfigurasi MikroTik dari MikroTik yang satu ke MikroTik lainnya dengan perintah export dan import. Ternyata perintah ini tidak memberi hasil yang diinginkan.
Mengetahui jumlah PC yang terkoneksi
Tools -> IP Scan -> Interface : vlan_ppin -> Address Range : 0.0.0.0 -> Start
Tunggu beberapa saat hingga daftar IP Address yang sedang aktif tampil, lihat title window-nya ada tulisan "running".

Sebelumnya menggunakan perintah baris nmap dari Proxy Server. Di MikroTik tidak ada perintah nmap.

Menambah User
System -> Users -> Tab Users -> (+) -> Name : xxxxx, Group : All -> Password -> New Pasword : xxx , Confirm Password : xxx -> OK
http://msmunir-ina.blogspot.com/2009/10/pandual-instalasi-awal-mikrotik.html
Read more »

Selasa, 15 Maret 2011

Read more »






GLITTER